Untuk pertama kalinya, saya mencoba untuk melakukan kegiatan backpacking bersama teman saya Ilham Rusdiana ke Yogyakarta. Kenapa dipilih Yogya??, disamping biaya hidupnya murah dibandingkan kota-kota lainnya di Pulau Jawa, di Yogya juga sangat banyak objek-objek wisata yang menarik untuk dikunjungi dan katanya juga Yogya cocok untuk backpacker pemula seperti kita-kita ini
.
Namanya juga backpacker, diusahakan melakulan kegiatan travelling dengan budget seminim mungkin. Bener gak sih??… Hehehe….
maklum backpacker pemula . Well anyway, klo ngelihat dan ngebaca pengalaman orang lain dengan kegiatan backpackingnya ke suatu tempat sepertinya seru juga, dan sepertinya kegiatan backpacking ini mulai digandrungi dan digemari oleh kalangan anak muda di seluruh Indonesia. Selain itu, dengan banyaknya acara-acara di stasiun TV nasional yang menampilkan berbagai acara tentang traveling ke tempat-tempat eksotis di seluruh Indonesia juga menambahkan semangat dan gairah tersendiri untuk melakukan kegiatan backpacking itu sendiri
. Kaya acara Jelajah, Celebrity on Vacation di TRANS TV ketahuan deh sukanya nonton apa hahaha…..
, dan banyak lagi acara-acara lainnya yang mengeksplore tempat-tempat menarik di Indonesia. Ternyata Indonesia gak kalah loh sama negara-negara lainnya.
Ok, Let’s start the journey.
Jadi, hari itu tanggal 30 Desember 2010. Perjalanan dimulai dari Stasiun Kiaracondong. Dengan menggunakan Kereta Api Ekonomi Kahuripan Jurusan Bandung (Stasiun Padalarang)-Kediri, ongkos yang dikeluarkan untuk tujuan Bandung (Stasiun Kiaracondong)-Yogyakarta (Stasiun Lempuyangan) sebesar Rp. 24.000. Just for info, klo kereta api ekonomi turunnya di Stasiun Lempuyangan tapi klo kereta api kelas bisnis dan eksekutif turunnya di Stasiun Tugu Yogyakarta. Berhubung waktu keberangkatan kita bertepatan dengan Tahun Baru, alhasil banyak banget orang yang berpergian untuk merayakan Tahun Baru. Sebenernya, kita seharusnya klo pengen dapet tempat duduk berangkat dari Stasiun Padalarang tetapi kita berangkat dari Stasiun Kiaracondong. Bayangin kereta ini setibanya dari Stasiun Padalarang udah penuh sesak sama penumpang, apalagi di Stasiun Kiaracondong yang calon penumpang keretanya juga buanyaaaaak. Mulai bertanya-tanya…
Jadi gak ya ke Yogya???…
Can we get into the train???…
Dalam pengumumannya lewat Loudspeaker petugas stasiun udah ngingetin berkali-kali… Peringatannya kurang lebih kaya gini… “Bagi para penumpang calon kereta api Kahuripan yang tidak terangkut, tiketnya bisa ditukarkan di loket atau tiket dapat berlaku juga untuk KA Pasundan esok pagi pukul 06.00 WIB demi keselamatan dan kenyamanan perjalanan kami ucakan terima kasih”….. Hufftt….. Bikin nakutin aja… Dan ternyata emang bener, waktu kereta dateng,…. Buset dah, bener-bener penuh tuh kereta dengan manusia, kaya pepes aja manusia itu di dalamnya… Dan temen gw pun bilang “Luck kita harus bisa masuk ke kereta nih, NOW OR NEVER hahaha,…
” kita tetep paksain masuk, rebutan, desek-desekan, dan dempet-dempetan….. You Know What??? Untuk menginjakan kaki aja susah dan gak bisa, bukannya hiperbol atau lebay, tapi ini fakta… Bayangin dong kita cuma berdiri di deket wc dan deket sambungan kereta dan hampir gak ada jarak dari penumpang satu dan yang lainnya alias dempet-dempetan…. Berharap agar di stasiun-staisun berikutnya ada penumpang yang turun, bukannya penumpang yang turun, penumpang yang naik makin banyaaaak
….. Belum lagi klo ada calon penumpang di stasiun-stasiun berikutnya yang maksain naik sontak semua orang penumpang di dalam gerbong berteriak “ Bu, Pak naik aja di atas gerbong, klo di dalam ada tempat, gak bakalan berdiri di depan pintu”, ada juga tukang dagang yang maksain untuk ngejual barang dagangannya, masinis yang maksa meriksain karcisnya,… hey gak liat ya klo berdiri aja udah sempit dan gak bisa bergerak eh ini orang-orang malah lalu-lalang di dalam kereta… Tapi anehnya dah tahu kapasitas kereta terbatas, eh tiket keretanya kayanya tetep dijual di staisun-stasiun…. Buktinya hampir di setiap pemberhentian stasiun banyak banget calon penumpang yang gak keangkut. Ini nih potret kereta api kita, satu komentar gak lagi-lagi deh naik kereta ekonomi klo lagi peak season, niatnya hemat untuk liburan tapi bisa-bisa sakit klo kaya gitu kondisinya
….
Singkat kata kita berdiri dari Stasiun Kiaracondong (Bandung) pukul 21.00 malam WIB sampai di Stasiun Lempuyangan (Yogyakarta) pukul 06.30 pagi WIB….. Can you imagine??? Kita berdiri hampir 9,5 jam……………………. gak lagi-lagi deh…
Cari Penginapan
Waktu sampe di Stasiun Lempuyangan, tepatnya tanggal 31 Desember 2010 pukul 06.30 WIB, rasanya pengen cepet-cepet tidur….. Lelah, capek, dan pusing… Nah loh, rencana mau liburan, tapi badan dah pegel-pegel,… Waktu keluar dari Stasiun, langsung banyak bapak-bapak yang nawarin ” Taksi mas, becak mas, dah dapat penginapan?? ……. dan bla-bla…..”
Karena sudah cukup lelah, kita langsung putusin naik becak dengan tarif Rp 25.000, abang tukang becaknya nawarin sampe kita dapat penginapan. Beberapa tempat penginapan yang didatangi di sekitar stasiun rata-rata dah “FULLY BOOKED” atau ada papan pengumuman di depannya “KAMAR PENUH”… Nah loh, tapi abang tukang becak tetep semangat nyari loh,,… Klo dilihat di Site Map Yogya, waktu itu kita dibawa ke daerah Jalan Parangkritis, tepatnya di Jalan Prawirotaman II, emang agak jauh dari pusat kota dan Jalan Malioboro sih… Waktu itu kita coba check-in di Wisma Kroto, yang masih ada cuma kamar VIP dengan tarif Rp. 220.000/malam, nah loh mahal banget nih harganya, bingung!!!, kita sempet mikir dulu, gimana nih mahal banget, setelah mikir-mikir daripada gak dapet kamar bisa-bisa terlantar di Yogya, walaupun mau nyari-nyari penginapan, kayanya semua kamar dah dibooking jauh-jauh hari soalnya, biasanya 5 hari sebelumnya, akhirnya kita mutusin untuk untuk sewa kamar VIP satu malam dan kemungkinan besar untuk besok dah ada kamar ekonomi yang kosong dengan tarif Rp.80.000/malam. Jadi untuk penginapan hari pertama kita ngeluarin Rp. 110.000/orang hehehe
.
Fasilitas kamar VIP : kamar mandi dalam, tempat tidur, ada TV, ada AC, ada lemari (sama aja kaya hotel klo gini, backpakeran bukan ya namanya hahahaha
)
Fasilitas kamar ekonomi : cuma ada tempat tidur hehehe
Candi Borobudur
Sudah dapat penginapan, akhirnya bisa juga badan ini untuk beristirahat. Pokoknya badan dah capek, lengket, bau keringet, rokok, campur-campur deh
. Kebetulan tanggal 30 Desember 2010 jatuh pada hari Jum’at, jadi sebelum sholat Jum’at bisa tidur dulu setelah berdiri dan gak tidur di kereta selama 9,5 jam
, lumayan kan bisa tidur kurang lebih dua jam sampai jam 10-an lebih sebelum sholat Jum’at, pastinya mandi dululah sebelum mandi supaya tidurnya nyenyak
. Untungnya, kamarnya enak ada AC jadi bisa tidur nyenyak di kasur yang empuk heheh..
, wueeenak tenann….. emang sih bayarnya mahal
. Sebelum sholat pastinya makan dulu entah itu sarapan pagi atau makan siang hahaha… Secara makannya jam setengah 10
.
Setelah sholat Jum’at, sekitar jam 1 kita berangkat menuju terminal untuk perg ke Candi Borobudur. Dari penginapan kita naik bus 3/4 di Jakarta mungkin kaya Metro Mini atau Kopaja gitu kali ya, naik Bus 3/4 ke terminal ongkos per orangnya Rp. 5.000. Nah, pas di terminal Yogyakarta, kita nungguin bus yang ke arah Borobudur ada kali sekitar setengah jam nunggu, tapi kok gak dateng-dateng ya
.
Akhirnya kita putusin untuk naik bus Yogya-Semarang, kan ke arah Magelang (Candi Borobudur) juga, mulai sotoy nih 8), engga sotoy juga sih, ini juga saran dari kernet bus Yogya-Semarang, kata mas-mas kernetnya gini ” Nanti turun aja di peremptan xxxxx *lupa namanya*, nanti lanjutin ke arah Borobudur”…. Di tengah perjalanan di dalam bus, ada ibu dan ketiga anaknya naik, lalu dengan muka innocent
bertanyalah ke ibu-ibu itu, “Bu kalo mau ke Borobudur harus turun dimana ya?”… Sang Ibu pun menjawab dengan ramah dan antusias “Turun di Terminal Jombor aja, nanti ada bus yang jurusannya langsung ke Borobudur, saya juga turun di Terminal Jombor kok mas”…. Kebetulan, untung ada ibu tadi, klo gak masih belom jelaslah turun dimana. Setelah sampai di Termianal Jombor kita naik bus Ragil Kuning namanya jurusan Yogya-Borobudur dengan tarif Rp. 10.000/orangnya.
Perjalanan kurang lebih memakan waktu satu jam, ternyata jauh ya Borobudur dari Yogya, baru nyadar klo Borobudur itu adanya di Magelang, Jawa Tengah hahahahah
, walaupun masih daerah perbatasan Yogya dan Jawa Tengah….. Bus menurunkan kami di terminal Borobudur, klo gak salah sampai sana sekitar pukul 15.30, ternyata masih jauh ke Candi Borobudurnya mungkin kurang lebih 3 km lagi baru sampai di Candi Borobudurnya, di terminal Borobudur, tukang ojek dan delman pun menghadang
…. Tapi kita jelas jalan kakilah, namanya juga backpaker hehehe
sambil cari masjid atau mushollah untuk sholat Ashar dulu.
Sesampainya di Borobudur, ternyata tiket masuk ke dalam Candi naik dari Rp. 12.000/orang-Rp.15.000/orang klo dari cari-cari di google sebelum berangkat ke Yogya, jadi Rp.23.000/orang, gak apalah positive thinking aja, mungkin dananya digunain juga buat rehabilitasi Candi Borobudur setelah terkena erupsi Gunung Merapi beberapa waktu lalu.
Cukup puas di Borobudur walaupun hanya sekitar 1 jam di sana, sayangnya masih banyak perbaikan di sana, dan belum boleh ke puncak Borobudur.
Malam Tahun Baru
Dari Candi Borobudur kita langsung ke Terminal Borobudur untuk balik ke Yogya, untungnya masih ada bus terakhir dari Terminal Borobudur ke Yogya (Terminal Jombor). Perjalanan pulang juga sama kurang lebih 1 jam. Tiba di terminal Jombor sekitar jam 7 malam, dari terminal Jombor kita naik Trans Jogja alias Buswaynya Yogya untuk ke Jalan Malioboro cuma Rp. 3000/orang tarifnya, walaupun pakai bus yang lebih kecil dari Buswaynya Jakarta, tapi hebat Yogya sudah mulai mengembangkan transportasi massal salut
, jangan nunggu MACET GILA dulu kaya di Jakarta baru dibuat proyek transportasi massalnya,…
Berhubung malam tahun baruan, jalanan dah mulai dipadatin sama bebagai kendaraan warga yang mau menuju ke Malioboro untuk perayaan malam tahun baru, kita gak dianterin sampe Halte Malioboronya, tapi cuma sampe halte terdekat di Malioboro. Kita sempet mampir di Menara Tugu juga yang terletak bener-bener di keramaian lalu lintas kota.

Sebenernya tujuan kita mau ke Malioboro dulu, tapi sebelumnya disempetin mampir ke Stasiun Tugu untuk booking tiket KA Malabar. Untuk sekedar info, KA Malabar ini rutenya itu Malang-Bandung via Yogya atau sebaliknya, uniknya KA ini ada gerbong kelas eksekutif, bisnis, dan ekonomi. Harga tiket KA Malabar untuk gerbong kelas ekonomi Rp. 40.000/orang, dan pasti dapet tempat duduk. Kapok soalnya naik yang KA ekonomi beneran, jangan-jangan nanti berdiri lagi sampe Bandung
.
Habis dari Stasiun Tugu, kita sempetin makan malam dulu di Angkringan tempatnya gak jauh dari Stasiun Tugu. Di sana makan Nasi Kucing *nama yang unik*, Telur Puyuh, dan Sate Usus. Engga lupa pesen kopi Jos juga, kirain kopi Joss apa?, ternyata Kopi Joss itu Kopi yang dicampur arang, aneh emang tapi enak kok…

Semua menu di atas cuma Rp. 6500. Lumayan porsinya pas,..
. semakin malam semakin banyak orang yang memadati jalan-jalan utama di Yogya terutama warga Yogya yang ingin merayakan malam pergantian tahun di Jalan Malioboro. Jalan Malioboro disusuri dan emang padet banget heheh
. Capek juga menyusuri Jalan Malioboro
….
Ada juga atraksi kesenian yang ditampilkan di sepanjang Jalan Malioboro.
Semakin larut malam, semakin banyak orang berkumpul untuk malam pergantian tahun,… Malam pergantian tahun dipusatkan di Monumen Serangan Umum 1 Maret 1949, di sini ada panggung yang diisi dengan berbagai band termasuk pengisi acaranya walikota Yogyakarta *lupa namanya*, Damn…. batere kamera habis belom dicharge alhasil gak bisa ngambil foto-foto lagi deh
,.. Foto yang didapet ini foto setelah malam tahun baru….
Mendekati detik-detik pergantian tahun, Jalan di Maliboro dipadati dengan lautan manusia, gak bisa jalan, untuk melangkah aja susah… Di sini juga diadakan pesta kembang api.

Overall, hari pertama di Yogya sangat menyenangkan dan memberikan kesan yang berarti, walaupun habis malam taun baruan harus ngantri mengular mencari Jalan pulang untuk keluar dari kawasan Malioboro dan berjalan cukup jauh *sepertinya sangat jauh* dari Malioboro ke penginapan di daerah Prawirotaman II hahahaha
pegel… Apalagi yang pake kendaraan baik motor maupun mobil stuck gak bisa kemana-mana karena kacauanya arus lalu-lintas, wong orang aja macet kok untuk jalan, apalagi kendaraan. Jadi, moral of storynya, jangan pake kendaraan ke tempat keramaian waktu malam tahun baru di Malioboro, nanti terjebak kemacetan orang dan kendaraan,….
Related Post :
- Proyek Waduk Jatigede dan Proyek Jalan Tol Semarang-Solo Seksi I (Part 2)
- Proyek Waduk Jatigede dan Proyek Jalan Tol Semarang-Solo Seksi I (Part 1)
- Pergi ke Pasar Seni ITB 2010
- Kebiasaan Ketika Naik Kereta Api di Argo Parahyangan
- Dukung Pulau Komodo Sebagai 7 Keajaiban Dunia Baru (New7Wonders of Nature)





















seru juga keliatannya, walaupun kayaknya cape banget ya.. hehe
Iya mas, capek sih, tapi puas dan menyenangkan kok
pengalaman yang pastinya sangat berkesan ya Lucky
walaupun capek, tapi momen ini pasti akan terus terkenang
salam
Beneer bunda, walaupun capek tapi bisa merefresh otak setidaknya
Yogya
siapa sih yang tak tahu keindahan dan keramahannya
Meski belum ke sana
Tapi bisa mempercayainya
Yogya itu indah dan ramah
Met jalan2 ya
Bener, Yogya unik, kental dengan kebudayaannya, dan masyarakatnya masih menjunjunng kultur adat yang ada di sana…
wah tiga postingan dijadikan satu…….
Emang iyaya… heheh
jadi, akan terus lanjut backpackeran kah ?
hehe, lihat situasi dan kondisi dulu…
perjalanan yang asyik banget mas
Lumayan buat liburan dan pengalaman yang seru
I love Djokdja..
pake banget..
dan memang Djokdja itu enak banget buat nggelandang hehe.. kalo dari tempat saya Purwokerto ke Djokdja cuman 20rb naek kereta Logawa..
*jadi kangen Djokdja
Yogya emang bikin ngangenin heheh
pingin juga sih jadi backpacker tapi belum kesampaian he he…
Siap-siap ketagihan mas heheh
Wah..jadi pengen coba juga neeh…mesti siapin segalanya..biar bisa maksimal…
Yup setujuuu pak … Klo backpackeran ke Bali seru juga kali ya heheh
mas… saya juga jadi pengen backpackeran… mana saya belum pernah ke borobudur pula (-_-’)
salut buat 9,5 jamnya!
Sampe pengkor kaki berdiri hahaha… Lumayanlah pengalaman
hha jogja memang keren kok mas. Kunjungi jogja lagi ya hahaha
cahya orang jogja hhe
Iya nih mas, masih banyak tempat yang belom dikunjungi…..
wah, bagpacker.. cool
tapi kurang cocok neh untuk ibu2 gkgkgk..
coba ke bogor deh, seru juga, tapi dingin n hujan terus .
its really “cool”
cheers
Kalau ada acara backpacker yang perginya ibu-ibu semua seru kali ya, pasti sambil bergosip juga, peace you hehehe
setujuuuuuu, di Yogya memang sangat banyak objek-objek wisata yang menarik. next time, silahkan berkunjung lagi di kota saya tercinta ini,hihihi. keep blogger
Iya nih Feb, rasanya masih banyak tempat yang belum didatangi
Pengalaman seru tuh Luck, jadi kepengen deh melancog kayak dirimu gitu, tapai kapan ya ???
Ya waktu liburan mas heheh
muantaps pisan euy mas sangat lengkap laporanya, membuat diri ini iri dan pengen ikutan kesana….
salam
Emang bener, Ternyata seru juga bisa keliling2 Yogya… Mantap hehehe
WEw.. jadi pengen ikut nih… eh, kok makan nasi kucing.. nasi orang dunks..
piss…
Emang bener, namanya nasi kucing setelah dicari dogoogle, ternyata dinamain nasi kucing karena porsinya seperti porsi kucing….
nah kalo yg begini saya suka banget waktu masih kuliah..
tapi sekarang dah mikir keluarga, mau jalan-jalan irit ya kudu mikiran anak dan istri..
ga kebayang deh anak saya di dempet dalam kereta…
Iya, kapan lagi bisa jalan2, nanti klo dah kerja apalagi berkeluarga waktunya pasti terpakai buat ngurusin yang lain-lain dah
Borobudur mah di Magelang.
Jadi kepengen nih ke Jogja lagi. Kapan ya bisa main-main ke sono?
Cobain backpakeran ke Pekalongan, bro.
Wah seru juga ya pekalongan, sembari membatik bener gak heheh
Wah,, seru nih lucky bisa backpackeran ke Jogja, walaupun bayangin berdiri 9,5 jam itu capek banget, tapi pengen juga, hehhehe…
asik ya Ky, jadi cerita hari-hari selanjutnya mana nih??
ditunggu yaaaaaaaaa.. hehe…
Ditunggu aja ya mba hehe
Owalah, saya malah sampe sekarang belum sempat foto-foto di tugu itu…
Waktu lagi foto-foto di Menara Tugu hampir aja ketabrak motor heheh..
bekpekingnya enak tuh, langsung kemanamana, ihhiyy
ntar kapan-kapan aku mo bekpekin jugak *tapi bukan ke jogja* hehe
salam kenal^^
Salam kenal juga, thanx ya dah main ke blog saya. Capek tapi seneng sih
Perjalanan yg seru Pak lucky, saya izin taut link y k blok saya y. siapa tau kita bisa backpacker bareng.
Terima kasih dan salam kenal,
Budi
Hehehe, saya belom bapak2 lho, linknya dah dipsasang, silahkan dicek…
kenapa ga bilang kalo ke Jogja siiiih… kan bisa kopdaaarr.. Ah Lucky..
Mba Nandini heheh artinya kpdaarr apa ya??
kopi daaaaaarat
ketemuan laah kita Luck..
Ohhh, yah kan kemaren ke yogyanya pas tahun baru, sekarang dah di Bandung kembali ke dunia nyata dan TA (Tugas Akhir) alias skripsi… Semangattt…
Wahh asyik nih pengalamannya….dan di ceritakan disini, bisa untuk bahan pertimbangan teman-teman yang mau ikutan (saya jelas tak bisa ikuta..lha udah usia gini…hehehe).
Btw, ada hotel VIP harganya Rp.220.000,- ? Dimanakah? Prawirotaman II? Ini yang perlu dicatat….lha di Malang aja di Guest House Universitas rate nya Rp.385.000,-
Bukan hotel mba, tapi wisma, tapi mirip hotel juga *gmn sih heheh*… Kayanya ada juga hotel-hotel yang lain yang tarifnya terjangkau dan udah dapet sarapan pagi juga lagi…Tapi kita harus booking dulu klo peak season, pasti semuanya penuh di Yogya…
Jadi pengen ke jogja,,,,
Abis gak pernah ke jogja sich… pernahnya cuma sampe ke solo motoran dari madura.(jauh amat yach
)
mau ke jogja uang keburu abis…. hadeh….. :’( alhasil gak jadi dah.
Wah coba lagi dong, apalagi sekarang kan ada jembatan suramadu, akses madura ke pulau jawa lebih mudah kan ya…
Nice Experience,lucky!
Ane pernah backpackeran ama nyokap (nyokap ane bisa diajak backpackeran) ke Yogjakarta. Berbekal Keberanian dan Nekat, berpetualang di Yogja… Kmrn sih ane nginep di Family Home Stay di jalan sosorowijayan (ngeliat namanya dan tempatnya sepertinya nyaman), dan harganya murah qo,,fasilitasnya juga memuaskan.
Next April ini rencananya ane mau kesana lg bareng pacar ane…skrng lg dalam tahap pencarian transport, karena c pacar dari bandung, kl ane dari malang. =)
Ada saran transportasi dari Bdg-Yogja (tidak Kahuripan sepertinya) dan malang-Ygj??
Klo Bandung ke Yogyakarta, ada kereta jurusan Bandung-Malang atau Malang-Yogya, bisa turun di Yogyakarta…Keretanya juga lengkap ada kelas eksekutif, bisnis, dan ekonomi….Kelas ekonominya pasti dapet tempat duduk kok dan harganya sangat terjangkau dengan mahasiswa, klo gak salah untuk kelas ekonomi jurusan Yogya-Bandung Rp 40.000… atau klo mau lebih nyaman beli tiket bisnis atau eksekutif heheh
Selamat datang di JOGJA.
Selamat menikmati suasana JOGJA & kita tunggu kedatangan selanjutnya
Kalo dari solo ke Jogya dan sebaliknya, ada KA khusus wisata namanya Pramex …
Sudah beberapa kali saya ama keluarga bagpacker dengan KA itu
Salam sukses
Laen kali klo backpackeran nginep di kos2an temen ajah hehehe lebih murah dijamin!!
rencananya libur smester ini mau backpacker ke jogja juga”””””’
Wah selamat bersenang-senang deh…
Skrg ini lg backpakeran ke jogya. Kbetulan lg di dlm kereta api (mlm), nyambil mikir2 kemana ntinya klo dah sampe di jogya. Ah, buka internetan melalui HP. Walhasil, ketemu blog lucky. Trimakasi ky! Tp sayang dah keduluan naik ekonomi. Brarti 6,5jam akan aku lalui (perjlnan dr ciamis) Jd skrg saya yg ngrasain 9,5jam empunya lucky. Walau bda 3 jam. Bner skrg ini sdg berdiri dan empet2an klo ada yg lalulalang. Ky, trimakasih lg atas pencerahannya tuk backpakeran ke jogyanya. Jd ga mikir2 lg. Skrg lg mikirin gmn biar ga capek dan pegel2. ah! buka blog lucky yg laennya ja. Smoga dpt obat penawar pegelnya. Amin. He he he…
Sama2 pak, heheh
wah ini lucky supriatna?
bagaimana kabar aditia irfan ama rio murwi ? sudah pada dimana mereka?
bales ke email yak
Ruq hahahah… ternyata bisa nyasar juga ke blog gw, dah gw jawab ke email lu yahh….
Hi Lucky,
Terima kasih tentang info Jogja. Cari2 di Google, jumpe sama blog nya.
Tak sabar mau jalan2 di Jogja, backpacking juga. ^^
sayaa jugaa rencana mao kesana luc… pengend backpacker’an….
)
oy lucky berapa hari disana luc..trus kirakira dana yg di keluarin lucky dr awal mpe akhir brpa..
matur nuwun..
yogya emang seru… gw udah yg kesekian kali ke yogya.. emang ngangenin
minggu tgl 9 oktober 2011 ini gw ada rencana mau ke yogya lagi,.,, setibanya di st.tugu mo langsung ke borobudur dan menginap disana (mencicipi sunrise borobudur) dan ngambil foto objek yg keren2… tunggu aja posting-an gw ya… hmmmmmmmm Yogya… WE’RE COMING !!!!
jogja never ending asia
jelajahi jogja sampai puas
wah makasih dek infonya…. dari tadi nyari harga tiket masuk borobudur ketemunya disini