Belajar dari Seorang Bayi


Learn From Baby

Pernah gak selama ini berpikir bahwa seseorang semakin dewasa, semakin selalu ingin mencari untuk membentuk zona nyamannya❓. Rasa ingin tahu, ketertarikan akan suatu hal, ingin mengambil resiko, dan ketulusan seolah-olah merupakan hal yang sudah langka atau bahkan tidak dapat ditemui dari seorang manusia yang telah dewasa.

Hari itu adalah H+3 setelah lebaran. Saya sekeluarga pun bersilaturahmi ke rumah saudara. Hmm…. ternyata keponakan saya ada banyak ya hahah:mrgreen: sampai-sampai gak hafal siapa aja nama-namanya🙂. Kebanyakan mereka memang masih berusia balita dan baru masuk sekolah dasar. Pada hari itu saya melihat bayi kecil yang sedang tumbuh menjadi balita. Rayyan namanya, berusia kurang lebih 1,5 tahun.

Senyum lebar selalu tertoreh di pipinya🙂. Saat itu, baru saja ketika kami masuk ke dalam ruang tamu, Rayyan ini berlari menuju ke ruang tamu dengan antusiasnya dan menyambut kami😛. Tanpa rasa takut dia pun langsung memberikan canda tawanya kepada kami yang baru saja datang. Bukan itu saja, banyak hal dan peristiwa yang saya pelajari dari Rayyan, salah satunya adalah dia selalu ingin mengetahui hal-hal baru. Bagaimana dia selalu mengamati dan memandangi kami dengan wajah lucunya yang mungkin di dalam benaknya adalah wajah-wajah baru bagi dia. Dan selalu ingin ikut bermain dan memencet stick Play Station ketika Kami bersama-sama sedang bermain League Winning Eleven. Kadang-kadang ada hal-hal lucu yang dilakuakannya, salah satunya adalah memberi saya satu potong cheese stick kepada saya😉, lalu dia pun berlari kembali ke pelukan ibunya. Dalam pikiran saya, betapa masih tulus dan polosnya anak ini. Secara tidak langsung, hal ini merupakan proses ingin berteman, ingin bersahabat, dan ingin mengenal dengan orang-orang baru di lingkungannya. Anak ini mengajarkan satu hal lagi kepada saya, bahwa berteman dan bersahabat tidak dilandasi dengan suatu latar belakang yang sama, tidak dilandasi juga dengan motivasi keuntungan ataupun benefit yang didapat, akan tetapi didasari pada suatu hal yang simple tetapi jarang ditemukan sekarang ini yaitu suatu ketulusan yang terpancar dari seoarang anak bayi yang sedang beranjak menuju balita😀.

Selain itu, ketika ayahnya menuju ke dapur ingin membuatkan minuman buat kami, Rayyan berlari mengikuti Bapaknya, dan apa yang terjadi? Si Rayyan pun terjatuh dan tersandung di dekat aquarium ikan😦 yang selalu dia tunjukkan kepada kami untuk memperlihatkan ikan-ikannya. Akan tetapi, dia tidak menangis, bahkan dia tersenyum🙂, dan dia terus mengejar ayahnya menuju ke dapur. Satu hal lagi yang diajarkan dari seorang Rayyan, bangkit dari suatu kegagalan tanpa berkeluh kesah.

Hal-hal di atas sepele memang, tetapi tidak ada salahnya jika kita kembali berpikir bahwa seorang anak bayi dapat mengajarkan kita dari hal-hal yang kecil tadi yang sepertinya sudah jarang ada pada seorang manusia yang telah dewasa.

Related Post :

Tentang Lucky dc

Civil Engineering Student
Pos ini dipublikasikan di On My Mind. Tandai permalink.

74 Balasan ke Belajar dari Seorang Bayi

  1. Ali Reza berkata:

    Dengan “berpikir” dengan cara bayi, semua masalah adalah permainan😀

  2. Debby berkata:

    anak kecil….polos, lugu, apa adanya, ga punya niat jahat sama sekali
    peka dan selalu penuh semangat
    makanya saya suka sama anak2 ^^

  3. Kelabang's Blog berkata:

    Dunia bukan panggung sandiwara, tapi panggung permainan, itulah keyakinan si bayi. Dan itu cocok diterapkan orang dewasa ketika menghadapi suatu masalah.

    • Lucky dc berkata:

      Wah konsep baru ya bukan panggung sandiwara, tapi panggung permainan, Bener juga ya, klo kita anggap sebuah permainan pasti tujuan kita adalah memenangkan permainan tersebut🙂

  4. bundadontworry berkata:

    benar sekali Lucky, sebenarnya banyak hal yg bisa kita pelajari dr sikap seorang bayi atau anak kecil.
    mereka selalu ikhlas dlm memberikan senyum dan selalu ingin tahu pd hal2 yg baru mereka lihat.
    satu hal lagi yg kita dapat dr mereka adalah tdk adanya rasa dendam, sehabis berkelahi berebut mainan, gak lama mereka sudah berbaikan lagi.🙂
    Salam

    • Lucky dc berkata:

      Iya bener bunda, mereka tidak ada dendam, selalu ceria dan senyum menghadapi hidup🙂. Kenapa orang dewasa susah melakukan hal-hal seperti itu ya?

      • bundadontworry berkata:

        mungkin krn makin dewasa ,makin terpupuk egonya yg menjadikan manusia lebih mengejar sesuatu yg bersifat duniawi, dr pada sekedar sedekah yg sangat mudah , yaitu senyum.
        Senyum selain menyehatkan juga berpahala………….
        salam

  5. Syafree berkata:

    Langkah bayi yang menginspirasi.
    Senyum bayi yang menenangkan.
    Tawa bayi yang menggembirakan.
    Uluran tangan bayi yang meneduhkan.
    Suka sekali postingan ini.

  6. susiloadysaputro berkata:

    Bisa jadi bahan renungan nih bro…postingnya mantab-mantab.tengkyu buat infonya yah,,

    oya boleh request ga…hehehe,sori ni uda lancang.
    bahas donk masalah jalan yg ambles di priok,,kan masnya anak sipil, q pengin tau tapi ga tau apa-apa,,hahaha

  7. arb0rvita3 berkata:

    ki,, lu pernah berfikir jadi guru ESQ??
    gw rasa lu cocok dah🙂

  8. deq berkata:

    Uhoo~~ Uhoo~~ Benar-benar polos. Andai anak tsb disuruh mengajar sbg guru dikelas pasti akan tidak akan mengerti harus mengajari kita apa. Namun dengan tingkah laku yang masih polospun dapat mengajari kita, apa adanya ttg hidup. Kunjungan PERTAMAXXX nih ^^ Salam kenal🙂

  9. ImRoée berkata:

    Aku suka sekali melihat anak kecil tapi sangat benci orang tanya soal masa kecilku.

    Tapi aku lebih sukanya sama anak kecil perempuan coz aku gak punya saudara perempuan. itu aja. thanks!

  10. sangpenjelajahmalam berkata:

    Salam kenal

  11. red berkata:

    wah aku suka dengan postingan ini mas lucky. betul sekali apa yg mas tulis disini. dari bayilah kita belajar kembali merangkai kepolosan yg pernah kita punya dulu. mereka bersih laksana kertas dan bersinar laksana matahari kecil.

    • Lucky dc berkata:

      Bener mas Red ternyata klo dipikir-pikir bayi itu punya banyak hal yang dapat dijadikan contoh dan pelajaran buat kita ya🙂
      Nah itu dia, tugas orang dewasa itu mengisi kertas itu dengan hal-hal kebaikan, jadi ketika mereka berkembang semoga akan menebar kebaikan juga ke lingkungannya😉

      • Red berkata:

        betul mas! nah tugas ortu ini yg berat. karena anak kecil kan meniru orang dewasa terutama ortinya. ortu sebaiknya meneladankan dengan perbuatan bukan dengan kata2.

  12. Rizal berkata:

    Pelajaran paling luar biasa yang patut kita tiru dari seorang ‘bayi’ adalah ketika ia hendak belajar berdiri. Ketika mulai belajar berdiri, si Bayi biasanya mengalami jatuh hingga berkali – kali. Tapi ia tidak pernah berhenti untuk mencoba, hingga akhirnya dia mampu berdiri, berjalan, bahkan berlari.

    Intinya adalah, sebanyak apapun rintangan yang menghadang kita untuk maju… sekalipun kita harus jatuh terhempas karenanya…. SEGERA BANGKIT DAN TERUSLAH MENCOBA. TERUS MENCOBA HINGGA BERHASIL.

  13. Rizky2009 berkata:

    sebenarnya jika kita ingin sejenak u/ berfikir, segala sesuatu dapat kita jadikan pelajar, tiap apa yg kita lihat, kita dengar dan kita rasakan, sekaliansaya mau ucapkan terima kasih atas kirimannya, sudah saya draft tinggal posting, baca nunggu giliran

    • Lucky dc berkata:

      Setuju, everythings that happen around us are lessons🙂
      Tinggal bagaiman kita untuk berpikir dan mengambil hikmah dari kejadian yang ada😛
      Terima Kasih mas, saya lulus seleksi neh hehehe😉

  14. Masda berkata:

    Waduh gan, ane g mikir ampe situ gan, hehe, memang seharusnya kita belajar dari anak kecil, tidak hanya anak kecil yang belajar dari kita…

    • Lucky dc berkata:

      Oh iya ya, selama ini kita selalu melihat anak kecil yang selalu diajarkan oleh orang dewasa, padahal banyak yang dapat dipelajari dari seorang bayi dan anak kecil lainnya ya🙂

  15. orange float berkata:

    mereka itu memiliki kemauan yang keras, terus berusaha sampai apa yang ia inginkan tercapai. mereka tidak kenal kata menyerah

  16. Dean berkata:

    but we’re not baby… they have their own world

  17. loewyi berkata:

    tulisan yang bagus mas.
    masa kanak – kanak itu adalah masa yang tak kenal lelah mas, masa dimana didalam pikiran mereka yang ada hanyalah rasa keingintahuan yang dicampur dengan rasa bermain.

  18. tunsa berkata:

    rayyan, nama yg bagus..
    belajar dari dan kpd siapa saja, nggak mengenal usia.
    salam

  19. MENONE berkata:

    hmmmmmmmmmmmm………… bener bgt to sob……….. mantap…… emg kita semkain dewasa akan semakin nyari nyaman,nyaman dan nyaman………… makasih ya atas postingannya bgs bgt,,,,,,,

  20. Kakaakin berkata:

    Bila jatuh, tanpa bermanja2, bangkit sendiri🙂

  21. Siswa TKJ berkata:

    memang bayi seperti rayyan yang penuh semangat perlu kita contoh selaku orang dewasa,,,
    dia tanpa keluh kesah bangun dari keterpurukan,
    jika orang dewasa banyak yg seperti itu pasti indonesia menjadi negara yg maju..

    salam kenal dari siswa tkj

  22. julicavero berkata:

    tp kita ga bs seterusnya jd anak bayi kan sob..harus dewasa donk…

    • Lucky dc berkata:

      Iya bener bro, setidaknya kita dapat belajar dari habitual seorang bayi yang mempunyai nilai-nilai bagus di dalam hidup, gak salah dong kita belajar dari bayi? ya kaan heheh😉

  23. Salam Mas Lucky, kunjungan balik, Saya terkesan dengan tulisan di atas. Kadang hal-hal kecil bahkan di luar kemampuan yang kita dapatkan dari seorang bayi seperti contoh di atas sangat berkesan dan berguna utk ke depan…keep shared sobat🙂

  24. safru berkata:

    kegagalan bukanlah suatu hambatan tetapi pemicu agar kita lebih bersemanagt

  25. takuya berkata:

    supel banget si rayyan.. >.< coba ade ku, g bisa ketemu orang baru, pemalu banget.. huhuuhu

  26. mawardi berkata:

    Kita harus belajar dari siapapun termasuk seorang bayi sekalipun

  27. dari setiap kejadian selalu memebrikan hikmah ya..hmm banyak juga yang diambil dari seorang bayi🙂

  28. kasato berkata:

    thanks for info gan

  29. pekik berkata:

    aku suka neeh ama postingan ini….
    kadang seorang bayi itu menjengkelkan.. tapi selalu memberikan kebahagiaan…heheheyyy..jadi kangen ama ponakan….hiks hiks…

  30. ute berkata:

    aq juga senang dengan bayi, punya obsesi membangun tempat penitipan anak untuk bayi, jadi buat ibu2 yang sibuk bisa nitipin anak gitu. selain itu banyak hal yang bisa kita pelajari dari bayi dan balita dan kadang membuat senyum sendiri dan manggut2 akhirnya berkata iya yah ……
    salam buat keponakannya yach

  31. ciufciagry berkata:

    This is very fine web site, thank you and look at that [url=http;//ciufcia.pl]gry dla dzieci[/url]

  32. Instantemponi73 berkata:

    Hey the whole world! I’m new and wanted to just say hello

  33. kitchen cabinets berkata:

    I have been previously scouting around for a while for a skilled articles or blog posts relevant to this kind of matter . Looking in Yahoo and google I at last revealed this page. Looking at this information So i’m relieved to pronounce that I’ve got a wonderful sensation I came across just what I needed. I’ll make sure to remember this web-site and go here consistently.

  34. ojounesuu berkata:

    adik kecil memang lucu..;D!!
    banyaaaaaaaaaakk sekali pelajaran yang bisa diambil dari mereka, terutama tentang senyum tulusnya, karena bukankah “Smiley is a curve that can makes everything is straight”??

    _sangat menyayangi para adik karena hal ini..^o^/!!

  35. ryu el uzumaky berkata:

    Subhanallah,….thank’s kang lucky…semoga ilmu kang lucky dapat bermanfaat bagi siapa saja yg membacanya…begitupun ilmu yg diberikan mudah2 menjadi amalan yg dibalas dengan kebaikan yg tiada tara oleh-Nya….amiiinnn…

    semoga sillaturahmi kita jua dapat mempererat tali ukhuwah qta…..amiin

    ijin share kang…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s