Target Pertumbuhan Ekonomi Indonesia pada RAPBN 2011 Hanya 6,3%


Presiden SBY menyampaikan pidato kenegaraannya di depan anggota dewan pada tanggal 16 Agustus 2010. Di dalam pidatonya tersebut, SBY menyampaikan pada RAPBN 2011 bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 6,3 %. Beberapa pengamat ekonomi berpendapat bahwa angka pertumbuhan tersebut merupakan suatu target yang pesimis. Bahkan mantan wakil presiden Indonesia Jusuf Kalla mengatakan Indonesia bisa tumbuh pada level 7,7 % .Jika dilihat dari pertumbuhan ekonomi Indonesia pada semester I tahun 2010, Indonesia dapat dikatakan lamban dalam mendongkrak pertumbuhan ekonominya. Walaupun Indonesia merupakan salah satu negara yang pertumbuhannya positif selain China dan India pada tahun 2009 ketika dilanda krisis global. Bandingkan dengan pertumbuhan ekonomi Singapura yang pada semester I Tahun 2010 yang dapat mencapai level 18,1 %. Padahal Singapura pada kuartal I Tahun 2009 mengalami kontraksi ekonomi sebesar 10,1 % .Bahkan diprediksi pertumbuhan ekonomi Singapura akan melampaui China yaitu dapat mencapai 13 % hingga 15 % pada akhir tahun. Pertumbuhan ekonomi Singapura ini ditopang oleh permintaan untuk ekspor manufaktur terutama produk biomedis. Ini terjadi karena ekonomi Singapura sangat tergantung kepada pasar ekspor internasional sehingga ketika perekonomian dunia mulai mengalami pemuliahan ekonomi Singapura pun dapat pulih dengan cepat. Indonesia sendiri pada semester I Tahun 2010 hanya tumbuh sebesar 5,9 % memang meningkat dari semester I Tahun 2009 yang sebesar 4,2 %.

Dapat dilihat bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia masih bertumpu pada sektor konsumsi sehingga pertumbuhan tersebut kurang berkualitas. Hal ini dapat dilihat dari masih besarnya angka pengagguran dan angka kemiskinan. Angka kemiskinan pada tahun 2010 diprediksi masih mencapai kisaran 10 %. Juga dapat dilihat bahwa angka penurunan kemiskinan di Indonesia berjalan sangat lamban. BPS mencatat bahwa selama periode Maret 2009 hingga 2010, angka kemiskinan hanya turun tipis dari 0,8 persen dari 14,1 persen menjadi 13,3 persen. Angka kemiskinan pada Maret 2010 turun ke angka 31,02 juta jiwa atau sekitar 13,33 persen dari total penduduk Indonesia. Namun, penurunannya jauh lebih kecil daripada penurunan angka kemiskinan antara Maret 2008 ke Maret 2009. Pada Maret 2009 jumlah penduduk miskin mencapai 32,53 juta jiwa. Sementara di Maret 2008 mencapai 34,96 juta jiwa. Di samping itu, anggaran negara sebagian besar (sekitar 60 %) banyak dibelanjakan untuk belanja rutin pegawai dan kementrian sehingga angka penduduk miskin sulit ditekan. Diperlukan kebijakan yang visioner untuk menurunkan angka penduduk miskin yaitu dengan menekankan kepada pembangunan infrastruktur di segala bidang dari perkotaan hingga pedesaan, kebijakan suku bunga rendah sehingga rakyat kecil dapat mengakses kredit ke perbankan, dan stabilisasi harga sembako. Jadi, yang diperlukan saat ini tidak hanya kebijakan yang menyentuh makro ekonomi tetapi juga mikro ekonomi yang harus disinergikan dengan kebijakan yang pro rakyat.

Related Post :


Tentang Lucky dc

Civil Engineering Student
Pos ini dipublikasikan di Bisnis dan Ekonomi. Tandai permalink.

12 Balasan ke Target Pertumbuhan Ekonomi Indonesia pada RAPBN 2011 Hanya 6,3%

  1. Asop berkata:

    Kecil sekali ya, 6,3%…😐

    • Lucky dc berkata:

      Pertumbuhan 6,3 % belum cukup untuk menyerap angkatan kerja baru setiap tahunnya. Apalgi klo pertumbuhannya kurang berkualitas yang hanya mengandalkan sektor konsumsi dan bukan sektor riil. Akibatnya, pengangguran menumpuk bahakan yang lulusan perguruan tinggi sekalipun.

  2. Belajar Inggris berkata:

    boleh monggo tukaran link😀 silahkan

  3. Masda berkata:

    semoga pertumbuhan perekonomian negri ini berkembang pesat, amien…

  4. naomi berkata:

    yup…pengangguran makin bertambah… smoga Indonesia berjaya kembali.
    jgn mau kalah sama negara tetangga.
    http://www.midas-solusi.com

  5. ayu berkata:

    bapak kalau 6,3% trus nasib orang yang tidak menamatkan slta/sma jd calon pengangguran dunk.trus bagaimana nasib mereka sedangkan tamataN SARJAna terpakai apalagi mereka.apa tindakan yang bapak lakukan dalam menanggapi kasus ini………..thank’s

    • Lucky dc berkata:

      Saya belum jadi bapak-bapak😆, hmmm..menurut saya pertumbuhan ekonomi di Indonesia itu akhir-akhir ini kurang berkualitas, pertumbuhan dititikbertakan kepada sektor-sektor yang padat modal seperti sektor telekomunikasi dan pasar keuangan, jadi seharusnya pemerintah Indonesia lebih menitikbertakan kepada sektor yang lebih menyerap tenaga kerja seperti sektor pertanian dan industri manufaktur….Selain itu, pemerintah perlu meningkatkan pendidikan agar seluruh masyarakat Indonesia dapat mengenyam pendidikan sampai ke Perguruan Tinggi, padahal anggaran pendidikan kita sudah 20% dari APBN, tapi masih banyak yang susah mengakses pendidikan.

  6. akbariyadi berkata:

    Akbar
    30 juli 2011 pukul 07 : 25 am
    seharusnya Pemerintah Indonesia lebih menitik beratkan pada pembangunan yang mengarah pada sektor infrastruktur dan tolong diperhatikan juga mengenai masih mahalnya biaya pendidikan di negeri tercinta Indonesia ini. benar seperti yang diberitakan bahwa anggaran pendidikan Indonesia sudah cukup tinggi yaitu sekitar 20%, tapi mengarah kemana anggaran sebesar itu,,,?

  7. indra si tamburaka berkata:

    angka tersebut masih rendah bila dibandingkan negara tetangga lainnya,tp sdh gitu pncapaiannya,kedepanx prlu mnjadi prhatian bagi pertumbuhan perekonomian indonesia adalah peningkatan ekonomi kerakyatan msh sangat diprlukan,jgn sektor keuangan dan prbankan aj yg difokuskn,trlebih sektor pangan/prtanian,kehutanan,prtambangan dll jg sngt prlu difokuskn.arus globalisasi kt menghadapi era pasar bebas,blum bisa tuk brsaing kpd negara asia lainnya misalnya singapura,malaysia,bahkan vietnam yg tingkat prtumbuhan ekonomi sdh hampir menyamai negara asean lainnya.isu strategis ttg sektor pertambangan lg hangat dibahas,banyakx penemuan lahan tambang baru membuktikan bahwa indonesia kaya SDA tp miskin SDMx, demikian pula dng Tenaga kerja Indonesia (TKI) sll mengexpor PRT,jarang kt dngr yg dikirim org cerdas/ ahli segala bidang,ini koreksi bagi pemerintah tuk trus brbenah, mncari solusix..dan msih banyak yg hrs diutarakn dirubrik ini tp…kt tunggu sj program2 pemerintah slanjutnya tuk perbaikan ekonomi indonesia,bravo ina kt pasti bisa…!!!!

  8. Info yang wajib di baca ,nice ..
    kami juga punya info seputar dunia ekonomi ,silahkan kunjungi kami di http://www.citydirectory.co.id/ekonomi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s