Gayus Tambunan Ketangkap Kamera Menonton Tenis di Bali Bukti Penegakan Hukum Yang Lemah di Indonesia

Foto Mirip Gayus Tambunan di Bali

Gayus Tambunan ketangkap kamera di Bali sedang menonton pertandingan tenis. Bukankah dia seharusnya mendekam di Rumah Tahanan Markas Komando Brimob Kelapa Dua Depok?. Bener atau engga akan fakta dan kebenerannya pihak yang berwajib sedang dalam tahap penyidikan dan mengumpulkan data-data. Enatah butuh berapa lama pihak yang berwajib membutuhkan waktu untuk sekedar menjawab bahwa orang yang tertangkap kamera itu Gayus atau bukan?. Apakah perlu waktu 2 bulan, 3 bulan, 2 tahun, 5 tahun , atau bahkan tidak pernah terungkap dan kasus akan hilang begitu saja seiring waktu berjalan. Bukankah hal ini terjadi juga pada kasus Video Porno Artis yang beberapa waktu lalu sempat heboh juga.

Hmmm… kok bisa?. Ya BISALAH…. Apa sih yang gak bisa di negeri ini, yang penting ada UANG, UANG, dan UANG. Perkembangan sementara yaitu Kepala Rumah Tahanan Markas Komando Brimob Kelapa Dua Depok telah ditetapkan sebagai tersangka dengan 9 petugas lainnya. Aneh lagi bukan?. Sudah ada tersangka tapi belum tahu kebenaran “orang yang mirip Gayus” itu siapa?. Tuh kan gak usah pake penyelidikan lama-lama lagi deh, udah terbukti kan klo “HUKUM DI INDONESIA BISA DIBELI PAKE UANG”. Bayangin dong, di negeri ini ada kejadian dan fakta, ada seorang nenek yang cuma nyolong buah di perkebunan karena kehimpit keadaan ekonomi dan dengan koruptor yang nyolong uang negara, akan tetapi hukumannya lebih berat seorang nenek yang nyolong di perkebunan.

Aneh lagi bukan, ya bukan aneh lagi tapi ini sudah gak masuk logika yang rasional lagi. Mau nyalahin siapa juga gak ngerti. Apakah negri ini masih bisa diperbaiki dengan sistem yang sudah sangat bobrok di semua sisi kehidupannya.

Kesel iya, kecewa iya, sedih iya,,,… Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme sudah mendarah daging. Bahkan kasus pimpinan KPK Bibit dan Chandra pun direkayasa.

Gimana mau bangga jadi Warga Negara Indonesia dan gimana juga negara ini mau maju?, klo negeri ini dipenuhi oleh pemimpin yang gak punya integritas tinggi, klo pemimpin negri ini dapat dibeli dengan uang, klo pemimpin di negri ini masih mengedepankan kepentingan partai dan kepentingan dirinya sendiri. Kapan ya Indonesia bisa punya Presiden yang bisa mengubah semua ini?

Related Post :

Tentang Lucky dc

Civil Engineering Student
This entry was posted in Nasional. Bookmark the permalink.

69 Responses to Gayus Tambunan Ketangkap Kamera Menonton Tenis di Bali Bukti Penegakan Hukum Yang Lemah di Indonesia

  1. Itulah negri kita Indonesia tercinta :mrgreen:

  2. fachri says:

    iya tuh bener penegakan hukum di Indonesia masih lemah, bahaya juga koruptor bisa sampe jalan-jalan ke Bali…

  3. Batu says:

    Pemimpin yang baik dalam suatu pemerintahan memang sangat penting..
    Tapi itu pun harus didukung dengan pegawai dan rakyat yang baik juga…
    Jadi mari kita benahi setiap aspek dalam negara ini.. mulai dari diri sendiri dulu…

    kan kadang kita pun masih melakukan beberapa hal yang tidak baik, seperti membuang sampah sembarangan, melanggar lampu merah, dan hal-hal lainnya yang kita anggap hanya hal kecil… =D

  4. emang bener2 gayus gan ?
    ane belum yakin juga. .

  5. Deq HAMASah says:

    Uhoo~~ Uhoo~~ tema psotingannya mirip dg postingan saya :? #abaikan Itu bukannya Sogi Indra Duaja? nyaris mirip, malah ada temen saya bilang kalo Gayus make rambut palsu => Dora => Gayus The Explorer! Wkakakaka :D

  6. Prima says:

    Sedih membaca betapi bobroknya negeri ini. Persaingan tidak sehat dan sikut2an dalam mencari rejeki seperti sudah mendarah daging di negeri ini, apa aja halal! kalau di luar negeri banyak Open Sinners, kalo di indo banyak False Saints, berperilaku mulia, dibelakang diam2 menusuk. *kenapa jadi curhat! :D

  7. Tari-ssi says:

    orang2 seperti gayus dihukum mati aja.

    mengutip seperti yg dikatakan Mahfud MD, “orang seperti gayus Kalau bisa dihukum lebih dari seumur hidup. Orang-orang seperti itu yang merusak Indonesia. Waktu diwawancarai, hanya ketawa-ketawa seperti tak berdosa. Padahal, jutaan orang dimiskinkan”.

    negara kita ini udah kacau balau, rakyat udah gak percaya lagi sama pemerintah, aparat dan juga anggota dewan yg katanya berjuang untuk rakyat. sedihnya….. gimana mau bangga jadi org indonesia kalau tiap hari nonton Tipi… berita2nya bikin mangkel dalem ati :-)

    • Lucky dc says:

      Setuju tuh, hukuman mati perlu diterapkan di Indonesia secepatnya, selain memberantas orang-orang yang suka KKN dan merugikan uang rakyat, juga akan meringankan negara yang membayar tunjangan pejabat2 yang kurang bersyukur yang selalu minta tunjangan inilah itulah, pergi ke luar negri lah…
      Ngabisin uang rakyat, padahal di dalam negri aja masih banyak orang yang miskin dan kelaparan…

  8. wien says:

    dapat disimpulkan bahwa…aparat penegak hukum di tanah air ini bisa dibeli kapan saja layaknya kita beli es krim…cuma harganya pasti lebih mahal :D

  9. Yari N K says:

    Itulah kemunafikan diri kita di mana uang, harta dan jabatan masih ditempatkan di atas martabat kita dan jabatan kita. Inilah sebuah bangsa di mana prestasi dan martabat masih banyak diukur berdasarkan uang yang dikumpulkan dibandingkan prestasi yang dibuat! Kalau sudah begini, buat apa berprestasi selagi memegang jabatan! Kumpulin aja duit yang banyak supaya kita lebih bermartabat di tengah masyarakat.

    Bukan saja pejabat yang harus malu tapi kita juga harus malu sering menganggap orang yang punya harta jauh lebih bernilai dibandingkan orang yang berprestasi!

  10. kangmas ian says:

    wkwk pake rambt palsu ya..koq g cek ke rutan nya aja :D ada g orangnya hehe

  11. Ade Truna says:

    gayus kan juru kunci, bobrok tidaknya pejabat negeri ada di tgn pejabat eselon III ini…cocok sbg tumbal gn. merapi.

  12. hudaesce says:

    Hufft….,jadi pengen ku kunyah-kunyah tu para pejabat2 yang kayak gituan. lama-kelamaan aku kok malah jadi malu jadi orang Indonesia dengan kemorosotan moral dan harga diri yang begitu rendah. ternyata emang udah bisa dibuktikan apapun di Indonesia tu bisa dibeli dengan uang, termasuk juga membeli harga diri.

  13. Fahmi says:

    sepertinya orang kaya gayus yg mencederai rasa keadilan masyarakat seperti itu HARUS DIMISKINKAN. mana dia dulu sekolah pake uang rakyat lagi…

  14. icad says:

    Gayus kan tahanan elit. Gayus megang kartus ‘As’ para mafia pajak… makanya bisa suka-suka :)

    *siapakah oknum yang dimaksud?

  15. Rizky2009 says:

    namnya juga tahan berduit jd bisa bebas keluar masuk tahanan, jangankan cuma keluar masuk, hotel prodeo yg ia tempat fasiltasnya juga bintang 5

  16. satu lagi bukti , betapa uang bisa membeli segalanya , terutama membeli hukum di negeri ini.
    siapa yg punya uang, maka kebal hukum lah dia. :(
    benar2 menyedihkan sangat ……..
    benar2 negeri yang hancur moralitas penegak hukumnya :(
    salam

  17. masyhury says:

    Oh Indonesiaku,, kapanlah dirimu tobat,,,
    Pantaslah kalau bencana terus melanda,,

    salam, :)

  18. briyudistira says:

    hohohohoho, bkn nya sok tau… tapi memang benar POLITIK Uang itu truzz berjalan baek dikalangan yg benar atau salah. kalau sudah hijau bolamata itow sulit sdh Menjauh dri godaan Receh2 uang. ;D

  19. pokoknya om gayus hebat y……………wkwkwk
    salam hangat

  20. budianto ajie nugroho says:

    wow kk wow…..,

  21. ibnu says:

    gak hanya aparat penegak hukum yang bertingkah laku “kelainan” ada tuh beberapa oknum negara yang tahu kondisi rakyat sedang dalam kesedihan eh malah plesir keluar negeri, katanya sih “studi banding”, tapi hemat saya uang yang buat plesir itu kan banyak kenapa gak dipake buat membantu, NGERI!!!!

  22. imroee says:

    aneh memang, kalau m-y-m-u-n-a bukan nama sebenarnya, lalu siapa yang jadi korbannya. Kalau penjahat yang hanya disebut oknum itu adalah penegak hukum, lalu siapa yang jadi …. -nya

  23. imroee says:

    solusinya, ketik c spasi d, cape’ deh…

  24. loewyi says:

    hm…. entah lah….
    bingung aku sama indonesia ini. :mrgreen:

  25. Rio says:

    Miskinkan saja si Gayuuuss…..
    BW nih gan… kunjungi http://www.ceritariora.blogspot.com/

  26. wiradynamic says:

    udalah.. cukup sudah heran dan menyesali yg begituan..
    itu sudah biasa, sekarang tanyakan kontribusi kita untuk masalah diatas..
    apakah kita pernah ikut demo n menyuarakan anti korupsi ?
    apakah kita pernah menegur langsung orang2 sekitar kita yang korupsi ?
    apakah kita berani langsung menyelidiki lembaga2 di dekat kita ?
    korupsi ada karena kita juga, korupsi sudah membudaya, tak perlu jauh2 untuk menemuinya, disekitar kita pun ada..
    ayo berani berperan aktif memberantas korupsi,
    jika perlu gabung dengan ICW..

  27. miris banget liat keadaan di negeri ini … ayolah para penegak hukum, profesional dikit napa!

    Salam BURUNG HANTU

  28. sedjatee says:

    sebuah fakta tentang ironi hukum indonesia
    tantangan bagi para penegak hukum untuk bertindak
    setuju dengan pendapat bahwa Mafia harus dihukum berat
    dimiskinkan, kalau perlu dihukum binasa
    salam sukses untuk tegaknya hukum indonesia

    sedj

  29. Fadhly says:

    Segenap Keluarga Besar Fadhly Mhd mengucapkan:

    Selamat Hari Raya Idul Adha 1431 H. Mohon Maaf Apabila Selama Ini, Ada Perkataan Saya Yang Pernah Menyakiti Perasaan Mas. Baik Secara Sengaja Maupun Tidak Sengaja ^^

  30. ahsanfile says:

    Koq bisa yah…
    Benci banget deh denger beritanya…

  31. Sangat disayangkan hal ini terjadi di saat bangsa ini mulai berbenah. Tapi inilah kenyataan uang masih kuat sekali di hati para oknum2 tertentu. Oh Indonesia kapan hati mereka akan di lenyapkan…

  32. komuter says:

    gara-gara gayus banyak PNS yang kena getahnya.
    AWAS KAU GAYUUUSSSSSSS

  33. Keping Hidup says:

    yahh.. masalahnya ternyata tidak sederhana :(

  34. Fiyaa says:

    Gayus gayus
    Pilihan wignya nggak banget :) hehehe

  35. Dani says:

    hukum pasti akan lemah terhadap duit yg berlimpah… inikah indonesia? negri kita yg tercinta? atau mungkin negara payah? :(

  36. ratansolomj9 says:

    Banyak pimpinan negeri ini lebih mengedepankan aji mumpung, mumpung berkuasa bisa menumpuk harta, tak peduli itu melanggar norma hukum maupun agama, tak peduli dengan situasi dan kondisi rakyat kecil yang hidup sengsara. Mungkin ini yang disebut jaman edan. Ada baiknya kita baca kutipan dari kalimat Pujangga Karaton Kasunananan Surakarta, Rangga Warsita:”Hamenangi jaman edan, sapa sing ora ngedan ora keduman” namun ada lanjutan untuk kalimat tersebut yaitu : “Sak begja-begjane wong kang lali, isih begja wong kang Eling lawan Waspada” Tinggal manakah pilihan kita dalam menentukan sikap …
    Salam dari Solo

  37. achoey says:

    menyedihkan ya sob

    Maaf baru sempat blog walking lagi :)

  38. iiN greeN says:

    memungkinkan nggak kalau kasus ini sengaja di blow up supaya ngelupain dan cari waktu untuk kasus utamanya..

  39. Kakaakin says:

    Malu-maluin banget… :(
    Ayo, siapa lagi yang mau mempercayai penegakan hukum di Indonesia :(

  40. p cabar kawan
    coba si gayus ikutan ngeblog aza di selnya…hehehhe
    salam hangat

  41. mida says:

    Gayus aneh, bisa nyogok petugas ratusan juta, tapi ga bisa beli wig yang lebih keren :D

  42. Mila says:

    Pak Gayus, kapan tobatnya paaak

  43. @helgaindra says:

    jijay deh ngeliat foto si gayus
    mukanya kek ga punya dosa
    ckck

  44. Dendy says:

    Hmmmm….. Gayus “never die” or “must die”?! Haduh2, kebangetan tuh orang.
    sahabatdendy updated. Check it! :D

  45. gayus… gayuss… gayusssssssssssss

  46. dan akhirnya si Gayun mengaku kalau dirinya lah yang ada di Bali… sumpah deh, miris banget sama kondisi negara ini, carut marut gak karu2an… :(

  47. Uang masih tetap punya kuasa dan pengaruh yang sangat besar.

  48. Saipuddin says:

    itulah mengapa peran masyarakat sangat penting bagi pengawasan pemerintah dan hukum, karna itulah penegakan hukum jangan dilepas begitu saja oleh sang penegak.

  49. Pingback: ternyata « komuter jakarta raya

  50. Easy Speak says:

    Nice posting buddy…I love to read it…I love your blog. Thanks for sharing..
    I would like to share good news also. Here you:

    English Teachers Urgently Required !!!

    A fast-growing National English Language Consultant is hunting for professional English Tutors with the following qualifications:

    i. Competent, Experienced, or Fresh Graduate
    ii. Proficient in English both spoken & written
    iii. Friendly, Communicative, & Creative
    iv. Available for being placed in one of the following branches:

    a. Denpasar, Jln. HOS Cokroaminoto No 66 Block B, C, D Denpasar, Telp: 0361-422335
    b. Pekanbaru, Jln. Ahmad Yani No 187 Kel. Tanah Datar 28000 Pekanbaru, Telp: 0761-7641321
    c. Batam, Graha Pena Building 5th Floor, Suite 510, Jln. Raya Batam Centre, Batam, Telp: 0778-460785
    d. Balikpapan, BRI Building 8th Floor, Jln. Jend. Sudirman No 37 Klandasan BalikpapanTelp: 0542-737537
    e. Makassar, Graha Pena Building 8th Floor, Suite 807,809-812, Jln. Urip Sumoharjo, No 20 Makassar, Telp: 0411-451510
    f. Medan, Visit http://www.easyspeak.co.id
    g. Banjarmasin, Visit http://www.easyspeak.co.id

    If you meet the qualifications above, please send your resume to the address you are applying for or to our email: easyspeak.recruitment@gmail.com within 2 (two) weeks after this advertisement.

    Visit http://www.easyspeak.co.id for further information about our company.

  51. Hairullah says:

    Itu bukan gayus tambunan,, tapi sebenarnya itu foto bokapnya afgan.. Hehe :D

  52. Bener mas lucky, kadang harta banyak di tangan orang yg tdk bertanggung jawab bisa jd petaka. Koruptor harus dimiskinkan! Dan yg perlu diingat, sebelum menggugat orang lain utk berubah, gugatlah diri kita sendiri dulu utk berubah. Menurut saya, budaya terlalu banyak menuntut pemerintah pun tdk baik jika tdk dibarengi dengan perbaikan diri. Thx for sharing..

    Salam

  53. maminx says:

    Bikin emosi aja ma hukum Indonesia. Serahkan kasusnya ke KPK…:D

  54. orang tengil kaya gini cuma di vonis 7 taun???????????>…………….mana keadilan bangsa ini??????????????????????………..pembunuh 2 mahasiswa saja yg merugikan dua keluarga korban malah di umur sehukum hidup….waduh kebulak….maksudnya dihukum seumur hidup….eee ini yg merugikan jutaan keluarga…..dan negara malah dihukum segitu….NTAR BIAR TAU RASA!!…..PENGADILAN AKHIRAT YG AKAN MENGHUKUM SEADIL-ADILNYA!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    • Lucky dc says:

      Sebenernya klo diteliti lebih dalam itu vonis 7 tahanu untuk kasus pajak yang ngerugiin negara cuma 500 juta aja, kan masih banyak kasus Gayus di perusahaann lain yang nialainya sampe milyaran Rupiah,, pantaslah Gayus dihukum mati…

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s