Belajar dari Seorang Bayi

Learn From Baby

Pernah gak selama ini berpikir bahwa seseorang semakin dewasa, semakin selalu ingin mencari untuk membentuk zona nyamannya :?: . Rasa ingin tahu, ketertarikan akan suatu hal, ingin mengambil resiko, dan ketulusan seolah-olah merupakan hal yang sudah langka atau bahkan tidak dapat ditemui dari seorang manusia yang telah dewasa.

Hari itu adalah H+3 setelah lebaran. Saya sekeluarga pun bersilaturahmi ke rumah saudara. Hmm…. ternyata keponakan saya ada banyak ya hahah :mrgreen: sampai-sampai gak hafal siapa aja nama-namanya :-) . Kebanyakan mereka memang masih berusia balita dan baru masuk sekolah dasar. Pada hari itu saya melihat bayi kecil yang sedang tumbuh menjadi balita. Rayyan namanya, berusia kurang lebih 1,5 tahun.

Senyum lebar selalu tertoreh di pipinya :-) . Saat itu, baru saja ketika kami masuk ke dalam ruang tamu, Rayyan ini berlari menuju ke ruang tamu dengan antusiasnya dan menyambut kami :P . Tanpa rasa takut dia pun langsung memberikan canda tawanya kepada kami yang baru saja datang. Bukan itu saja, banyak hal dan peristiwa yang saya pelajari dari Rayyan, salah satunya adalah dia selalu ingin mengetahui hal-hal baru. Bagaimana dia selalu mengamati dan memandangi kami dengan wajah lucunya yang mungkin di dalam benaknya adalah wajah-wajah baru bagi dia. Dan selalu ingin ikut bermain dan memencet stick Play Station ketika Kami bersama-sama sedang bermain League Winning Eleven. Kadang-kadang ada hal-hal lucu yang dilakuakannya, salah satunya adalah memberi saya satu potong cheese stick kepada saya ;-) , lalu dia pun berlari kembali ke pelukan ibunya. Dalam pikiran saya, betapa masih tulus dan polosnya anak ini. Secara tidak langsung, hal ini merupakan proses ingin berteman, ingin bersahabat, dan ingin mengenal dengan orang-orang baru di lingkungannya. Anak ini mengajarkan satu hal lagi kepada saya, bahwa berteman dan bersahabat tidak dilandasi dengan suatu latar belakang yang sama, tidak dilandasi juga dengan motivasi keuntungan ataupun benefit yang didapat, akan tetapi didasari pada suatu hal yang simple tetapi jarang ditemukan sekarang ini yaitu suatu ketulusan yang terpancar dari seoarang anak bayi yang sedang beranjak menuju balita :D .

Selain itu, ketika ayahnya menuju ke dapur ingin membuatkan minuman buat kami, Rayyan berlari mengikuti Bapaknya, dan apa yang terjadi? Si Rayyan pun terjatuh dan tersandung di dekat aquarium ikan :-( yang selalu dia tunjukkan kepada kami untuk memperlihatkan ikan-ikannya. Akan tetapi, dia tidak menangis, bahkan dia tersenyum :-) , dan dia terus mengejar ayahnya menuju ke dapur. Satu hal lagi yang diajarkan dari seorang Rayyan, bangkit dari suatu kegagalan tanpa berkeluh kesah.

Hal-hal di atas sepele memang, tetapi tidak ada salahnya jika kita kembali berpikir bahwa seorang anak bayi dapat mengajarkan kita dari hal-hal yang kecil tadi yang sepertinya sudah jarang ada pada seorang manusia yang telah dewasa.

Related Post :

Tentang Lucky dc

Civil Engineering Student
This entry was posted in On My Mind. Bookmark the permalink.

74 Responses to Belajar dari Seorang Bayi

  1. Ali Reza says:

    Dengan “berpikir” dengan cara bayi, semua masalah adalah permainan :D

  2. Debby says:

    anak kecil….polos, lugu, apa adanya, ga punya niat jahat sama sekali
    peka dan selalu penuh semangat
    makanya saya suka sama anak2 ^^

  3. Dunia bukan panggung sandiwara, tapi panggung permainan, itulah keyakinan si bayi. Dan itu cocok diterapkan orang dewasa ketika menghadapi suatu masalah.

  4. benar sekali Lucky, sebenarnya banyak hal yg bisa kita pelajari dr sikap seorang bayi atau anak kecil.
    mereka selalu ikhlas dlm memberikan senyum dan selalu ingin tahu pd hal2 yg baru mereka lihat.
    satu hal lagi yg kita dapat dr mereka adalah tdk adanya rasa dendam, sehabis berkelahi berebut mainan, gak lama mereka sudah berbaikan lagi. :)
    Salam

  5. Syafree says:

    Langkah bayi yang menginspirasi.
    Senyum bayi yang menenangkan.
    Tawa bayi yang menggembirakan.
    Uluran tangan bayi yang meneduhkan.
    Suka sekali postingan ini.

  6. Bisa jadi bahan renungan nih bro…postingnya mantab-mantab.tengkyu buat infonya yah,,

    oya boleh request ga…hehehe,sori ni uda lancang.
    bahas donk masalah jalan yg ambles di priok,,kan masnya anak sipil, q pengin tau tapi ga tau apa-apa,,hahaha

  7. arb0rvita3 says:

    ki,, lu pernah berfikir jadi guru ESQ??
    gw rasa lu cocok dah :)

  8. deq says:

    Uhoo~~ Uhoo~~ Benar-benar polos. Andai anak tsb disuruh mengajar sbg guru dikelas pasti akan tidak akan mengerti harus mengajari kita apa. Namun dengan tingkah laku yang masih polospun dapat mengajari kita, apa adanya ttg hidup. Kunjungan PERTAMAXXX nih ^^ Salam kenal :-)

  9. ImRoée says:

    Aku suka sekali melihat anak kecil tapi sangat benci orang tanya soal masa kecilku.

    Tapi aku lebih sukanya sama anak kecil perempuan coz aku gak punya saudara perempuan. itu aja. thanks!

  10. red says:

    wah aku suka dengan postingan ini mas lucky. betul sekali apa yg mas tulis disini. dari bayilah kita belajar kembali merangkai kepolosan yg pernah kita punya dulu. mereka bersih laksana kertas dan bersinar laksana matahari kecil.

    • Lucky dc says:

      Bener mas Red ternyata klo dipikir-pikir bayi itu punya banyak hal yang dapat dijadikan contoh dan pelajaran buat kita ya :-)
      Nah itu dia, tugas orang dewasa itu mengisi kertas itu dengan hal-hal kebaikan, jadi ketika mereka berkembang semoga akan menebar kebaikan juga ke lingkungannya ;-)

      • Red says:

        betul mas! nah tugas ortu ini yg berat. karena anak kecil kan meniru orang dewasa terutama ortinya. ortu sebaiknya meneladankan dengan perbuatan bukan dengan kata2.

  11. Rizal says:

    Pelajaran paling luar biasa yang patut kita tiru dari seorang ‘bayi’ adalah ketika ia hendak belajar berdiri. Ketika mulai belajar berdiri, si Bayi biasanya mengalami jatuh hingga berkali – kali. Tapi ia tidak pernah berhenti untuk mencoba, hingga akhirnya dia mampu berdiri, berjalan, bahkan berlari.

    Intinya adalah, sebanyak apapun rintangan yang menghadang kita untuk maju… sekalipun kita harus jatuh terhempas karenanya…. SEGERA BANGKIT DAN TERUSLAH MENCOBA. TERUS MENCOBA HINGGA BERHASIL.

  12. Rizky2009 says:

    sebenarnya jika kita ingin sejenak u/ berfikir, segala sesuatu dapat kita jadikan pelajar, tiap apa yg kita lihat, kita dengar dan kita rasakan, sekaliansaya mau ucapkan terima kasih atas kirimannya, sudah saya draft tinggal posting, baca nunggu giliran

    • Lucky dc says:

      Setuju, everythings that happen around us are lessons :-)
      Tinggal bagaiman kita untuk berpikir dan mengambil hikmah dari kejadian yang ada :P
      Terima Kasih mas, saya lulus seleksi neh hehehe ;-)

  13. Masda says:

    Waduh gan, ane g mikir ampe situ gan, hehe, memang seharusnya kita belajar dari anak kecil, tidak hanya anak kecil yang belajar dari kita…

    • Lucky dc says:

      Oh iya ya, selama ini kita selalu melihat anak kecil yang selalu diajarkan oleh orang dewasa, padahal banyak yang dapat dipelajari dari seorang bayi dan anak kecil lainnya ya :-)

  14. orange float says:

    mereka itu memiliki kemauan yang keras, terus berusaha sampai apa yang ia inginkan tercapai. mereka tidak kenal kata menyerah

  15. Dean says:

    but we’re not baby… they have their own world

  16. loewyi says:

    tulisan yang bagus mas.
    masa kanak – kanak itu adalah masa yang tak kenal lelah mas, masa dimana didalam pikiran mereka yang ada hanyalah rasa keingintahuan yang dicampur dengan rasa bermain.

  17. tunsa says:

    rayyan, nama yg bagus..
    belajar dari dan kpd siapa saja, nggak mengenal usia.
    salam

  18. MENONE says:

    hmmmmmmmmmmmm………… bener bgt to sob……….. mantap…… emg kita semkain dewasa akan semakin nyari nyaman,nyaman dan nyaman………… makasih ya atas postingannya bgs bgt,,,,,,,

  19. Kakaakin says:

    Bila jatuh, tanpa bermanja2, bangkit sendiri :)

  20. Siswa TKJ says:

    memang bayi seperti rayyan yang penuh semangat perlu kita contoh selaku orang dewasa,,,
    dia tanpa keluh kesah bangun dari keterpurukan,
    jika orang dewasa banyak yg seperti itu pasti indonesia menjadi negara yg maju..

    salam kenal dari siswa tkj

  21. julicavero says:

    tp kita ga bs seterusnya jd anak bayi kan sob..harus dewasa donk…

  22. Salam Mas Lucky, kunjungan balik, Saya terkesan dengan tulisan di atas. Kadang hal-hal kecil bahkan di luar kemampuan yang kita dapatkan dari seorang bayi seperti contoh di atas sangat berkesan dan berguna utk ke depan…keep shared sobat :)

  23. safru says:

    kegagalan bukanlah suatu hambatan tetapi pemicu agar kita lebih bersemanagt

  24. takuya says:

    supel banget si rayyan.. >.< coba ade ku, g bisa ketemu orang baru, pemalu banget.. huhuuhu

  25. mawardi says:

    Kita harus belajar dari siapapun termasuk seorang bayi sekalipun

  26. dari setiap kejadian selalu memebrikan hikmah ya..hmm banyak juga yang diambil dari seorang bayi :)

  27. kasato says:

    thanks for info gan

  28. pekik says:

    aku suka neeh ama postingan ini….
    kadang seorang bayi itu menjengkelkan.. tapi selalu memberikan kebahagiaan…heheheyyy..jadi kangen ama ponakan….hiks hiks…

  29. ute says:

    aq juga senang dengan bayi, punya obsesi membangun tempat penitipan anak untuk bayi, jadi buat ibu2 yang sibuk bisa nitipin anak gitu. selain itu banyak hal yang bisa kita pelajari dari bayi dan balita dan kadang membuat senyum sendiri dan manggut2 akhirnya berkata iya yah ……
    salam buat keponakannya yach

  30. ciufciagry says:

    This is very fine web site, thank you and look at that [url=http;//ciufcia.pl]gry dla dzieci[/url]

  31. Hey the whole world! I’m new and wanted to just say hello

  32. I have been previously scouting around for a while for a skilled articles or blog posts relevant to this kind of matter . Looking in Yahoo and google I at last revealed this page. Looking at this information So i’m relieved to pronounce that I’ve got a wonderful sensation I came across just what I needed. I’ll make sure to remember this web-site and go here consistently.

  33. ojounesuu says:

    adik kecil memang lucu..;D!!
    banyaaaaaaaaaakk sekali pelajaran yang bisa diambil dari mereka, terutama tentang senyum tulusnya, karena bukankah “Smiley is a curve that can makes everything is straight”??

    _sangat menyayangi para adik karena hal ini..^o^/!!

  34. Subhanallah,….thank’s kang lucky…semoga ilmu kang lucky dapat bermanfaat bagi siapa saja yg membacanya…begitupun ilmu yg diberikan mudah2 menjadi amalan yg dibalas dengan kebaikan yg tiada tara oleh-Nya….amiiinnn…

    semoga sillaturahmi kita jua dapat mempererat tali ukhuwah qta…..amiin

    ijin share kang…

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s